SOAL PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN RASIONAL DAN IRASIONAL

 Soal persamaan dan pertidaksamaan rasional dan irasional

1. Penyelesaian √2x+6>0 adalah ⋯⋅

A. x<3                              D. x>−3
B. x≤−3                           E. x>6
C. x≥−3 

Diketahui √2x+6>0.
Kuadratkan kedua ruas, lalu selesaikan.
(√2x+6)2>(0)22x+6>02x>−6x>−3

Syarat akar:

2x+6≥0⇔x≥−3
Karena semua x yang memenuhi x>−3 juga memenuhi syarat akar x≥−3, maka penyelesaian pertidaksamaan tersebut adalah x>−3
(Jawaban D)

2. Jika pertidaksama √3−ax≤2 dipenuhi oleh interval a−2≤x≤3, maka nilai a2−a=⋯⋅

A. 4                      C. 2                  E. 0
B. 3                      D. 1          

Pembahasan:

Diketahui √3−ax≤2.
Kuadratkan kedua ruas untuk memperoleh 3−ax≤4.
Syarat akar: 3−ax≥0.
Dari sini, kita peroleh
0≤3−ax≤4−3≤−ax≤1−1a≤x≤3a
Karena diketahui bahwa pertidaksamaan √3−ax≤2 terpenuhi oleh interval a−2≤x≤3, maka jelas bahwa a=1.
Dengan demikian, nilai dari a2−a=(1)2−1=0
(Jawaban E)

3.Jika √3x−1<2, maka nilai x yang memenuhi pertidaksamaan tersebut adalah ⋯⋅

A. x<53                          D. 13<x<53
B. x>13                          E. 13<x≤53
C. 13≤x<53

Pembahasan:

Diketahui 3x−1<2.
Kuadratkan kedua ruas, lalu selesaikan.
(3x−1)2<(2)23x−1<43x<5x<53(★)
Syarat akar:
3x−1≥0⇔x≥13
Gunakan garis bilangan.

Irisan dari ★ dan syarat akar di atas merupakan penyelesaian pertidaksamaan.
Tampak bahwa irisan dari (1) dan (2) adalah 13≤x<53
(Jawaban C)

4. Nilai x yang memenuhi pertidaksamaan √2x2+6x−8<√x2+6x adalah ⋯⋅
A. {x | 0≤x<2√2}
B. {x | 1≤x<2√2}
C. {x | x>2√2}
D. {x | x≥1}
E. {x | x≥0}

Pembahasan:

Diketahui √2x2+6x−8<√x2+6x.
Kuadratkan kedua ruas, lalu selesaikan.
(√2x2+6x−8)2<(√x2+6x)22x2+\cancel6x−8<x2+\cancel6xx2−8<0(x−2√2)(x+2√2)<0
Pembuat nol: x=−2√2 atau x=2√2.
Penyelesaiannya adalah −2√2<x<2√2    (★)
Syarat akar (1):
2x2+6x−8≥0⇔2(x+4)(x−1)≥0
Pembuat nol: x=−4 atau x=1.
Penyelesaiannya adalah x≤−4 atau x≥1.
Syarat akar (2):
x2+6x≥0⇔x(x+6)≥0
Pembuat nol: x=0 atau x=−6.
Penyelesaiannya adalah x≤−6 atau x≥0.
Gunakan garis bilangan.

Irisan dari ★ dan kedua syarat akar di atas merupakan himpunan penyelesaian pertidaksamaan.
Tampak bahwa irisannya adalah {x | 1≤x<2√2}

(Jawaban B)


5. Himpunan penyelesaian √x2−3x+2≤√x+7 adalah ⋯⋅


Pembahasan: 

Diketahui √x2−3x+2≤√x+7.
Kuadratkan kedua ruas, lalu selesaikan.
(√x2−3x+2)2≤(√x+7)2x2−3x+2≤x+7x2−4x−5≤0(x+1)(x−5)≤0
Pembuat nol: x=−1 atau x=5.
Penyelesaiannya adalah −1≤x≤5    (★)
Syarat akar (1):
x2−3x+2≥0⇔(x−1)(x−2)≥0
Pembuat nol: x=1 atau x=2.
Penyelesaiannya adalah x≤1 atau x≥2.
Syarat akar (2):
x+7≥0⇔x≥−7
Gunakan garis bilangan.

Irisan dari ★ dan kedua syarat akar di atas merupakan himpunan penyelesaian pertidaksamaan.
Tampak bahwa irisannya adalah {x |−1≤x≤1 atau 2≤x≤5,x∈R}
(Jawaban D)


x>x+12, nilai x yang memenuhi adalah ⋯⋅
A. −12<x<−3 atau x>4                  
B. x<−3 atau x>4                         
C. x<−12
D. x>0
E. x>4

pembahasan

Diketahui x>x+12.
Ruas kiri pada pertidaksamaan di atas belum tentu bernilai non-negatif. Oleh karena itu, perlu diuraikan menjadi dua kemungkinan, yaitu x<0 dan x≥0.
Kasus 1: x<0
Oleh karena x+12≥0 dan x<0, maka x>x+12 tidak akan memiliki penyelesaian untuk setiap x.
Kasus 2: x≥0
Oleh karena x≥0, maka kedua ruas pada pertidaksamaan tersebut tidak bernilai negatif sehingga boleh dikuadratkan.
Kuadratkan kedua ruas, lalu selesaikan.
(x)2>(x+12)2x2>x+12x2−x−12>0(x+3)(x−4)>0
Pembuat nol: x=−3 atau x=4.
Penyelesaiannya adalah x<−3 atau x>4    (★)
Syarat akar (1): x≥0
Syarat akar (2):
x+12≥0⇔x≥−12

Irisan dari ★ dan kedua syarat akar di atas merupakan himpunan penyelesaian pertidaksamaan.
Tampak bahwa irisannya adalah x>4
(Jawaban E)

7.

pembahasan : 

8.

 

pembahasan :

9.

pembahasan:

10.

pembahasan :

11. tentukan himpunan penyelesaian dari setiap pertidaksamaan berikut ini: 

Jawab: 


12.Tentukan himpunan penyelesaian dari  :

Jawab:

Pembuat nol adalah
x − 3 = 0  ⇒ x = 3
x + 1 = 0  ⇒ x = −1

Syarat :
x + 1 ≠ 0  ⇒ x ≠ −1

Untuk interval x < −1, ambil x = −2 : 

Untuk interval −1 < x ≤ 3, ambil x = 0 : 

Untuk interval x > 3, ambil x = 4 : 

Sebab pertidaksamaan bertanda “≥”, maka daerah penyelesaiannya berada pada interval yang bertanda positif (+).
Yaitu: HP = {x < −1 atau x ≥ 3}


13.  Tentukan himpunan penyelesaian dari  :

Jawab :

Pembuat nol adalah
(x − 1)(x − 1) = 0  ⇒ x = 1
x + 2 = 0  ⇒ x = −2

Syarat :
x + 2 ≠ 0  ⇒ x ≠ −2

Sebab pertidaksamaan bertanda “<“, maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda negatif (−).
Yaitu Himpunan Penyelesaian = {x < −2}


14.  Tentukan HP dari 

x−3x+1 ≥ 0

Jawab :
Pembuat nol :
x − 3 = 0  ⇒ x = 3
x + 1 = 0  ⇒ x = −1

Syarat :
x + 1 ≠ 0  ⇒ x ≠ −1

Untuk interval x < −1, ambil x = −2 :
−2−3−2+1 = 5 (+)

Untuk interval −1 < x ≤ 3, ambil x = 0 :
0−30+1 = −3 (−)

Untuk interval x > 3, ambil x = 4 :
4−34+1 = 15 (+)


Karena pertidaksamaan bertanda "≥", maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda (+).
∴ HP = {x < −1 atau x ≥ 3}


15. Tentukan HP dari 
2x−14−x > 0

Jawab :
Pembuat nol :
2x − 1 = 0  ⇒ x = 12
4 − x = 0  ⇒ x = 4

Syarat :
4 − x ≠ 0  ⇒ x ≠ 4


Karena pertidaksamaan bertanda ">", maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda (+).
∴ HP = {12 < x < 4}


16.  Tentukan HP dari 
x2−2x+1x+2<0

Jawab :
(x−1)(x−1)x+2<0

Pembuat nol :
(x − 1)(x − 1) = 0  ⇒ x = 1
x + 2 = 0  ⇒ x = −2

Syarat :
x + 2 ≠ 0  ⇒ x ≠ −2


Karena pertidaksamaan bertanda "<", maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda (−).
∴ HP = {x < −2}



17.Tentukan HP dari x−5x2+6x+9≤0

Jawab :
x−5(x+3)(x+3)≤0

Pembuat nol :
x − 5 = 0  ⇒ x = 5
(x + 3)(x + 3) = 0  ⇒ x = −3

Syarat :
(x + 3)(x + 3) ≠ 0  ⇒ x ≠ −3


Karena pertidaksamaan bertanda "≤", maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda (−).
∴ HP = {x < −3 atau −3 < x ≤ 5} atau
   HP = {x ≤ 5 dan x ≠ −3}

18. Tentukan HP dari 
x+1x−2≥1x−1

Jawab :
⇔ x+1x−2−1x−1 ≥ 0
⇔ (x+1)(x−1)−(x−2)(x−2)(x−1) ≥ 0
⇔ x2−1−x+2(x−2)(x−1) ≥ 0
⇔ x2−x+1(x−2)(x−1) ≥ 0

x2 − x + 1 merupakan fungsi definit positif, sehingga dapat diabaikan tanpa harus mengubah atau membalik tanda pertidaksamaan.

Jadi pertidaksamaan diatas setara dengan
1(x−2)(x−1) ≥ 0

Pembuat nol :
(x − 2)(x − 1) = 0  ⇒ x = 2 atau x = 1

Syarat :
(x − 2)(x − 1) ≠ 0  ⇒ x ≠ 2 atau x ≠ 1


Karena pertidaksamaan bertanda "≥", maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda (+).
∴ HP = {x < 1 atau x > 2}

19. Tentukan HP dari 
2x−1x+2≥1

Jawab :
⇔ 2x−1x+2 − 1 ≥ 0
⇔ 2x−1x+2−x+2x+2 ≥ 0
⇔ 2x−1−x−2x+2 ≥ 0
⇔ x−3x+2 ≥ 0

Pembuat nol :
x − 3 = 0  ⇒ x = 3
x + 2 = 0  ⇒ x = −2

Syarat :
x + 2 ≠ 0  ⇒ x ≠ −2


Karena pertidaksamaan bertanda "≥", maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda (+).
∴ HP = {x < −2 atau x ≥ 3}

20. Tentukan HP dari 
4−x2−4≥1x−1

Jawab :
⇔ 4−x2−4−1x−1 ≥ 0
⇔ 4(x−1)−(−x2−4)(−x2−4)(x−1) ≥ 0
⇔ 4x−4+x2+4(−x2−4)(x−1) ≥ 0
⇔ x2+4x(−x2−4)(x−1) ≥ 0
⇔ x(x+4)(−x2−4)(x−1) ≥ 0

−x2 − 4 merupakan fungsi definit negatif sehingga dapat diabaikan dengan syarat tanda pertidaksamaan diubah atau dibalik.

Jadi pertidaksamaan diatas setara dengan
x(x+4)x−1 ≤ 0

Pembuat nol :
x(x + 4) = 0  ⇒ x = 0 atau x = −4
x − 1 = 0  ⇒ x = 1

Syarat :
x − 1 ≠ 0  ⇒ x ≠ 1


Karena pertidaksamaan bertanda "≤" maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda (−).
∴ HP = {x ≤ −4 atau 0 ≤ x < 1}

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IDENTITAS TRIGONOMETRI

LUAS SEGI-n BERATURAN, JARI-JARI LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN DALAM SEGITIGA, GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR/DALAM LINGKARAN

FUNGSI TRIGONOMETRI DAN BEBERAPA CONTOH SOALNYA